Menumbuhkan Cinta Tanah Air Lewat Jejak Sejarah: Kampanye "Silsilah Kelahiran Pancasila" Melalui Carousel Keynote di SMP Islam Al Azhar 46 Pati
PATI – Di tengah arus informasi digital yang begitu cepat, semangat nasionalisme dan pemahaman sejarah bangsa menjadi semakin penting untuk terus ditanamkan pada generasi muda. SMP Islam Al Azhar 46 Pati mengambil langkah proaktif dengan meluncurkan kampanye cinta negara bertajuk “Memahami Silsilah Kelahiran Pancasila dan Siapa Saja Perumusnya.“ Uniknya, kampanye ini disampaikan melalui medium visual yang menarik: Carousel interaktif yang dibuat dengan Keynote di iPad.
Mengapa Pancasila dan Keynote?
Pancasila adalah dasar negara, ideologi, dan panduan hidup bangsa Indonesia. Memahami proses kelahirannya bukan sekadar menghafal tanggal, melainkan menyelami nilai-nilai luhur dan pemikiran para pendiri bangsa yang luar biasa.
Namun, bagaimana cara menyajikannya agar tidak terasa membosankan bagi siswa SMP? Jawabannya ada pada Keynote, aplikasi presentasi Apple yang kaya fitur. Dengan Keynote, informasi sejarah yang padat dapat diubah menjadi narasi visual yang dinamis, interaktif, dan mudah dicerna, layaknya “carousel” media sosial yang kini akrab di kalangan remaja.
Perjalanan Visual Menelusuri Jejak Sejarah
Para murid dan guru berkolaborasi menciptakan serangkaian “carousel” digital yang terbagi dalam beberapa segmen penting:
• Latar Belakang Historis: Menggambarkan suasana perjuangan kemerdekaan dan kebutuhan akan dasar negara.
• Sidang BPUPKI: Mengenalkan badan penting yang merumuskan dasar negara, lengkap dengan ilustrasi suasana sidang.
• Tokoh-tokoh Perumus: Menghadirkan profil singkat para tokoh kunci seperti Ir. Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo, beserta gagasan-gagasan fundamental mereka.
• Piagam Jakarta: Menjelaskan proses kompromi dan perdebatan yang menghasilkan rumusan awal Pancasila.
• Kelahiran Pancasila: Menutup dengan penetapan Pancasila sebagai dasar negara dan maknanya bagi bangsa Indonesia.
Setiap slide dirancang dengan perpaduan teks ringkas, gambar historis, infografis sederhana, dan bahkan kutipan orisinal dari para tokoh. Efek transisi yang halus dan layout yang modern menjadikan setiap “guliran” carousel sebagai pengalaman belajar yang imersif.
Lebih dari Sekadar Presentasi
Kampanye ini bukan hanya tentang penyampaian informasi, tetapi juga tentang:
1. Penguatan Karakter: Menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air serta menghargai jasa para pahlawan.
2. Literasi Digital: Mengajarkan siswa untuk memanfaatkan teknologi (iPad dan Keynote) sebagai alat edukasi dan diseminasi informasi yang efektif.
3. Berpikir Kritis: Mendorong siswa untuk menganalisis dan memahami konteks sejarah, bukan sekadar menerima fakta.
“Dengan Keynote, kami bisa membuat sejarah terasa hidup dan relevan bagi siswa. Mereka bukan hanya melihat, tapi juga merasakan semangat perjuangan para pendiri bangsa,” kata salah seorang guru pembimbing.
Estafet Semangat Pancasila di Era Digital
Setelah ditampilkan di lingkungan sekolah, “carousel” digital ini juga akan disebarluaskan melalui platform digital internal sekolah, sehingga pesan kebangsaan ini dapat terus bergema. Inisiatif ini membuktikan bahwa pendidikan sejarah bisa sangat menyenangkan dan relevan dengan gaya belajar generasi Z.
SMP Islam Al Azhar 46 Pati terus berkomitmen untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik dan agamis, tetapi juga kokoh dalam kebangsaan dan berjiwa Pancasila
