Serunya Belajar Koding dengan Swift Playgrounds di SMP Islam Al Azhar 46 Pati

Di era digital yang berkembang pesat, kemampuan bahasa pemrograman atau coding bukan lagi sekadar hobi, melainkan “literasi baru” yang setara dengan membaca dan berhitung. Menyadari hal tersebut, para murid di SMP Islam Al Azhar 46 Pati kini mulai merambah dunia teknologi dengan cara yang sangat menyenangkan: menggunakan aplikasi Swift Playgrounds di perangkat iPad.

Kenapa Swift Playgrounds?

Bagi sebagian orang, koding mungkin membayangkan barisan teks hitam-putih yang membosankan. Namun, di SMP Islam Al Azhar 46 Pati, suasana belajar berubah menjadi penuh warna.

Swift Playgrounds adalah aplikasi buatan Apple yang dirancang khusus untuk mengajarkan bahasa pemrograman Swiftbahasa yang sama yang digunakan profesional untuk membuat aplikasi populer di iPhone dan Mac. Keunggulannya meliputi:

              Belajar Sambil Bermain: Murid tidak langsung menulis kode rumit, melainkan menggerakkan karakter lucu bernama “Byte” untuk menyelesaikan misi di dunia 3D.

              Visual dan Interaktif: Setiap kode yang ditulis langsung terlihat hasilnya secara real-time. Jika kode benar, Byte akan berhasil melompat; jika salah, murid diajak untuk berpikir kritis mencari solusinya (debugging).

              Optimal di iPad: Penggunaan layar sentuh iPad membuat belajar koding terasa seperti menyusun puzzle yang seru.

 

Mengasah Logika dan Kreativitas Murid Al Azhar

Pembelajaran koding di SMP Islam Al Azhar 46 Pati bukan sekadar tentang teknologi, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan pola pikir. Melalui Swift Playgrounds, murid-murid mengasah beberapa kemampuan kunci:

1.           Problem Solving (Pemecahan Masalah): Murid diajak memecah masalah besar menjadi langkah-langkah kecil yang logis.

2.           Berpikir Komputasional: Melatih otak untuk berpikir secara sistematis dan terstruktur.

3.           Ketekunan: Mencoba berbagai kombinasi perintah hingga berhasil mencapai tujuan, menumbuhkan mental pantang menyerah.

“Koding adalah cara kita berkomunikasi dengan teknologi. Di SMP Islam Al Azhar 46 Pati, kami ingin murid tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tapi juga menjadi pencipta (creator) di masa depan.”

 

Dari “Learn to Code” Hingga Membuat Aplikasi Sendiri

Kurikulum belajar dimulai dari tingkat dasar melalui modul Learn to Code. Setelah mahir, murid-murid diberikan kebebasan untuk bereksperimen membuat proyek kreatif, mulai dari animasi sederhana hingga prototipe aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

Integrasi antara nilai-nilai keislaman dan teknologi di SMP Islam Al Azhar 46 Pati menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga kompetitif di kancah global.

Scroll to Top